Tuesday, May 12, 2009

Queen Bee and Mirror


I looked myself in the mirror and i feel tired.

Gue kerja di industri yang mewajibkan untuk cantik setiap saat. Semua orang berlomba untuk jadi cantik: pakai baju dan sepatu yang sumpah enggak nyaman, diet, akupuntur sampai suntik ini itu dengan resiko konyol.

Bukannya mau bergosip, tapi ini untuk kasih contoh nyata aja. Ada satu artis yang menyuntik pipinya dengan botox karena dia merasa terlalu chubby. She's 21 years old btw. Pipinya emang jadi lebih kurus. Tapi sebanding enggak sama resiko penyakitnya kalau tua nanti?

Yes, I've done something stupid too. But hey, I learned my lessons. Makanya gue nulis ini untuk kalian...

Biar kalian enggak harus diet ini itu sampai anorexic atau bulimia (olah raga itu lebih oke!!!), suntik yang aneh-aneh... aduuh jangan deh! Gue juga males kayak gini sebenernya. Tapi gue suka kerjaan ini dan karena kamera menambah 5 kg... hehehehe :) Lagian sebelum shooting dan pemotretan ada sesi make up yang bisa berjam-jam. After that... it's photoshop time! That's the truth my bees. We all live in digital-beauty-world.

Tapi kerjaan gue juga menyenangkan. Dan gue akan bertahan di kerjaan ini selama gue tahu resiko yang bakal gue tanggung. Selama resiko itu aman untuk gue!

Badan gue juga enggak seseksi JLo atau sekurus Kate Moss. Bahkan di beberapa comment di posting terdahulu ada yang nyela badan gue. Enggak apa-apa. No hurts feeling. I still love my body.

Lagian kalian liat foto-foto gue kan? Fashion can fix things.. hehehe! Waktu pre production Queen Bee, gue terlibat banget di pemilihan baju-bajunya. Gue yang bakal pakai baju-baju itu sepanjang film dan gue harus merasa nyaman.

NYAMAN! That's the key word... Kita harus nyaman sama diri kita. Kalau kita nyaman pasti kita akan jatuh cinta dengan sendirinya :)

♥,
QB

photo taken from here

14 comments:

Dania said...

yes i agree..ga perlu cucuk sana sini..harus bersyukur dengan apa yang kita punya kan..and yess fashion can fix anything and we should wear what we r comfortable with.ga perlu nyiksa kan diri gitu..

miss vhenny said...

setuju kak :)
cantik itu gak mesti mahal and aneh2
kita bisa jadi cantik dengan cara yang simple namun WOW !

nana^site said...

pastinya "YA", and say yes to natural. Bukannya cantik itu enggak melulu dari fisik ya? justru bagi aku inner beauty itu yg paling penting..

frau.elize said...

agree :)males bgt aneh2 biar jd cantik..

Jay said...

yup... so agree...

Debi Sucha said...

I'm actually agree with you,
but some people mungkin blm terbuka pikirannya untuk mencintai tubuh mereka sendiri apa adanya.
Mungkin karena tuntutan pekerjaan, dan lingkungan yg mengharuskan mereka seperti itu.,
Krn org2 pasti melihat fisik dulu dan itu merupakan first impression..,

And yes, olah raga is the best way to be beautiful!

21 y/o with botox??
hell no!
ga kebayang rusaknya muka dia nanti,
sekali 'suntik' aneh2 pasti bakal suntik terus dan terus2an.,

Im skinny but my cheeks are chubby as a pillow, kadang gw ga pede,
tapi semua bisa disiasati dengan Make Up, dan Fashion =).

About photoshop-ing,
yes.., gw bener2 ngeliat sendiri imperfections dari model2,
gw kerja sebagai Digital Imaging artist, gw yg nge retouch foto2 sebelum akhirnya di cetak.
Ngilangin jerawat, ngecilin pipi, ngecilin paha, tangan, dll.

Sebenernya mereka ngga se flawless, se kurus, dan se perfect yg kita kira kok.,

Everyone is beautiful,
and you can be more gorgeous with Make Up and Fashion.

Queen Bee said...

@ Debi: thx for sharing. Emang enggak ada yang salah dengan pengen cantik. But keep real please :)

Shanen Arantza Kurniawan said...

iya hehe agree deh.
buat apa juga sih suntik sana sini, toh ntar tua juga sama sama keriput n jadi jelek. lagian cantik kan relatif :D tergantung dari mana kita ngeliatnya

aulley said...

sayangnya kebanyakan cewek indonesia saat ini banyak mengandalkan segala cara untuk jadi cantik . seperti yang queen bee bilang , sampe rela suntik2 segala . dan yg saya lihat akhir2 ini, menjadi cantik-yang seperti orang bilang (baca: cantik fisik)-itu sangat mahal . banyak orang yang belum bisa melihat yang namanya inner beauty . itu sebabnya banyak cewek yang rela melakukan apa saja demi dibilang cantik .

Pandu Truhandito said...

@After that... it's photoshop time! That's the truth my bees. We all live in digital-beauty-world.

bener banget ni. cewek gue yg model juga bilang semua billboard di jalan sama foto2 majalah semuanya pasti lewat filter sotopop dulu. Kenapa ya?

Kenapa mereka ga terima model mereka apa adanya ya? Imperfection is beautiful IMO


@Badan gue juga enggak seseksi JLo atau sekurus Kate Moss.

tapi pertanyaannya: is it necessary? Apa badan seperti j.lo/kate moss itu komponen yg necessary buat menjadi artis yg bagus? Gue rasa itu 2 hal yang berbeda. Tidak ada direct relationship antara kebagusan/keprofessionalan aktris dengan badannya.

Betul, itu permintaan industri............ di mana definisi "aktris bagus"nya udah diconceptualize sama social standard.

But again, is it necessary? When the place is more appropriate I'd be pleased to strongly argue that it's not as necessary as the industry and the general audience put it.


@NYAMAN! That's the key word... Kita harus nyaman sama diri kita.

agree :)


btw ini topik ngingetin gue lagi sama salah satu entry di chick theory. It's tangible (not exactly on the very same topic). Maybe it'll cheer all of you up :)

http://chick-theory.blogspot.com/2009/04/cewek-suka-pertanyaan-retoris-berat.html

Caroline Robianto said...

totally agree!! banyak bgt cewe2 jaman skarang yg pake baju karena trendy.. pake baju karena lagi in.. tp padahal belom tentu smua baju itu cocok sama mereka ;( that's a bad thing to do!

NYAMAN bener2 keywords yg tepat :D hehehe ;D don't forget to add your own style.. jangan jadi follower teruus hehehe

pwincess bebe said...

Setuju !
Kalo sekali kita ngga puas ama salah satu dari diri kita, lama kelamaan list nya pasti makin panjang, dan yang ada kita malah ga respek ama diri kita sendiri, ga puas terus dan ga bahagia.

Sheyka said...

well, sorry banget nih, kakak Queen Bee, memang sih, style fashionnya kakak bukan saya banget, tapi saya seneng banget ternyata kakak tidak berpikiran seperti cewek-cewek 'jaman sekarang' itu :)

iya, memang. kakak mungkin baru liat yang di indonesia, tapi kakak harus tahu kalo di Singapura dan Korea, hal yang seperti botox itu sudah biasaaa banget. Apalagi kalo di Korea, bahkan siswa SMP/SMA itu dibolehkan gurunya untuk operasi plastik (biasanya sih double eyelid) karena si siswa harus sering casting dan pengen jadi artis. Bahkan ada survery bahwa keinginan pertama paling banyak dari siswa SMA yang baru lulus adalah operasi plastik. ya ampun, sebegitunya mereka benci sama mata sipit mereka itu. Kalo di Singapura lain lagi, orang-orang yang keturunan Cina (kebanyakan) suka sekali suntik botox utk pipi, dahi, dan bibir. Mereka bangga, karena mereka ngerasa kalo mereka pinter : punya ide untuk mempercantik diri mereka gitu.

Emang sulit dipercaya kalo ada yang botox/oplas di Indo soalnya kan wajah kita ini kan manis banget. Mata kita belo, paling paling masalahnya itu cuma bekas jerawat yang ngeganggu,etc.

Kadang emang susah mencintai diri sendiri. Tapi memang bener kok rahasianya ya itu : mencoba untuk nyaman. Dan dimohon, untuk cewek : JANGAN NGEROKOK YA. nggak keren sama sekali. sama aja kayak bunuh diri pelanpelan :)

cheers kak, keep writing :D
Au Revoir.

Queen Bee said...

@ all: Kalo enggak ngerasa cantik dari dalam hati... ya bakalan enggak terlihat cantik deh ;)