Friday, January 16, 2009

Queen Bee stings on marine conservation

Happy Friday!

Pegel banget nih badan… Hehehe. Tadi malem abis nemenin Okta jalan-jalan, ada sepupunya juga (yang cute, anyway :p). Kita nonton Bedtime Stories (again), gak bosen-bosen gue liat Adam Sandler (dan Bugsy hihihihi)

Sepupunya Okta ini kuliah di Ilmu Kelautan (atau apalah namanya) di IPB. Jadilah kita ngobrol-ngobrol banyak tentang laut waktu duduk-duduk di Ya Kun Kaya Toast sambil nunggu film. Awalnya cuma ngebahas tentang dive club-nya IPB, dan fakta bahwa sebenernya gue seneng banget snorkeling dan tertarik buat diving. I have told you before, Bali is my favourite destination!! =)

I was mesmerized! (not only with the cutie, but also with his stories)

Gue baru tau tadi malem kalo terumbu karang itu hewan! Sounds stupid, tapi beneran deh, selama ini gue kira coral reef itu tumbuhan! Dia juga cerita-cerita pengalaman diving-nya di mana-mana. Dari Lombok yang pantainya bersih bangeeeet, begitu juga dengan airnya. Dia juga cerita tentang Belitung, tentang diving-nya sih lebih sedikit, tapi pantainya kata sodaranya Okta memang sebagus yang ada di Laskar Pelangi :) dan yang paling menarik, dan membuat gue langsung mencari tentang diving site ini di Google adalah Raja Ampat dan Bird’s Head Seascape. Keduanya ada di Papua. Wuih, jauh ya… Tapi pasti worth it!

Setelah di-Google, gue menemukan fakta-fakta wow!

Ada...
  • 1.356 spesies ikan karang di Bird’s Head Seascape
  • 1.223 spesies ikan karang di Raja Ampat
  • 15 spesies ikan karang yang hanya ditemukan di Bird’s Head Seascape,
  • 600 spesies karang di Bird’s Head Seascape
  • 75% dari semua spesies karang yang ada di dunia, ditemukan di Bird’s Head Seascape. Jumlah ini = 10 x jumlah spesies karang yang ditemukan di Kepulauan Karibia! Yang gak akan ditemukan di sini mungkin Cuma Jack Sparrownya aja :p

Ironisnya, gue baru tahu hal ini, setelah 17 tahun tinggal di Indonesia. Mungkin sama dengan orang-orang lain di luar sana yang baru tahu setelah baca apa yang gue tulis. Padahal kan, Indonesia katanya negara maritim, sekaligus negara kepulauan yang didominasi air. I wonder… Apakah pendidikan tentang marine conservation memang kurang, atau kita yang kurang aware?

Selama ini, pendidikan tentang lingkungan terpusat di permasalahan hutan (termasuk deforestation yang bikin heboh Indonesia gara-gara masuk Guinness!), global warming, dan lain-lain. Padahal, sudah seharusnya marine juga kita perhatikan. Nggak cuma “clean up day” di kota-kota besar, kayaknya lucu juga kalo ada program clean up the sea (teteeeeep sambil diving, hopefully bersama si cutie :D).


Akhirnya, gue pun doodling di buku coret-coretan gue dan menemukan beberapa acara yang kayaknya menarik. Buat gue sih… dan semoga menarik buat kalian juga! Pasti seru banget kalo bikin acara marine field trip bareng temen-temen sekolah! Bisa jadi ide buat perpisahan kelas nanti deh. Ya kan? Kalo mau jauh, ke Lombok (atau bahkan Belitung). Tapi Pulau Seribu juga mungkin sudah cukup untuk sekarang ini. Diisi dengan snorkeling lesson (hihihik biar ada alesan ngajak sodaranya Okta!) di berbagai tempat, kan ada yang karangnya masih bagus, ada yang udah jelek. Kalo bisa ditambah jalan-jalan ke Kampung Nelayan… Makan seafood abis gitu…

Kata sodaranya Okta, bagian dari tumbuhan-tumbuhan di laut itu ada hutan bakau, padang lamun dan terumbu karang. Tapi dia menyayangkan, yang diperhatikan orang lebih ke hutan bakau dan terumbu karang. Padang lamunnya suka kelupaan, padahal itu daerah “nursery”. Maksudnya, anak-anak penyu yang baru menetas atau anak-anak ikan biasanya main-main di situ! Pasti lucu deh *drooling*


See? Beautiful! Setelah belanja seafood untuk dibakar, boleh ada waktu break yang diisi dengan tanning di pantai sambil bersih-bersih pantai, plus cari kerang buat iseng-iseng. It’ll be fun! I always love beaches and summer!

Who’s in?? Besok harus cepet-cepet bikin rencana sama Okta dan Vla pudding nih. Liburan Juni 2009 kayaknya asik buat “dijajal” dengan pergi ke pantai! Apalagi di lemari ada banyak swimsuits dan shorts yang udah lama nganggur saking lamanya nggak ke pantai! Cocoa butter summer body lotion juga baru dirilis sama The Body Shop, cocok banget deh. One of the reasons I love that brand is, whilst they are helping us to look beautiful, they’re helping the planet to stay beautiful too! Jadi bisa jalan dua-duanya kan, tetep cantik dan sophisticated, tanpa harus merusak alam. Dari packaging-nya yang 100% terbuat dari recycled plastic sampai organic olive oil yang diproduksi tanpa “bantuan” zat kimia sedikit pun =)

Ya udah, mau sms Okta dulu ya… Mau nanya pin Blackberry sodaranya, supaya besok bisa pergi bareng, kan malem minggu nih ceritanya. Masa mau nemenin Vla pacaran melulu? Mungkin dimulai dengan… “Aku pengen beli peralatan snorkeling deh, buat liburan besok. Eh, kamu mau ikut? Aku kayaknya pengen bikin marine field trip, sama Okta juga kok… Nggak sibuk kan?” Geez, boys with bigger brains are always sexier, ditambah lagi kalo suka olahraga diving… :D Wish me luck! :p

PS. Meng-copy dari sini, did you know?
  1. There are 25% of the world coral reefs in Indonesia
  2. On the 4.500 species of reef fishes existing in the oceans worldwide, around 3.500 of them have been identified in Indonesia
  3. Indonesia has the biggest underwater biodiversity in the world!
Whoa, that’s big.

♥,
QB

5 comments:

Ash! said...

hola bee, maybe u should googling about a place called wakatobi. tempet nomer satu kalo urusan jenis terumbu karang.

tertarik? mari mari kita berlibur bersama. hahaha.

Queen Bee said...

yes! wakatobi! i forgot to mention it :D sure! setelah aku ujian ya :p

Manael said...

do you know that dolphins and whales are not fishes?

;p gak mau kalah mode *on*

Anonymous said...

euw centil cara lo mengekspos ke seluruh dunia tentang si "cutie", centillllllll

C.K. said...

a lil' info... we do try to care about corral reefs... check out http://desaingrafisindonesia.wordpress.com/2009/02/26/lomba-desain-poster-deep-indonesia-2009/...
They actually do the poster contest annually... :))